MAKASSAR.THEHEADLINE.ID---Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya strategis memperkuat profesionalisme dan standar kompetensi insan pers di daerah tersebut.
Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 22–23 April 2026.
Ketua Panitia Pelaksana UKW PWI Sulsel, H. Rukman Nawawi, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji kompetensi tahun ini mencakup seluruh jenjang, mulai dari jenjang Muda, Madya, hingga Utama.
Kegiatan ini terbuka bagi seluruh anggota PWI yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
“Pelaksanaan UKW ini sangat dinantikan anggota PWI di daerah. Sejumlah pengurus kabupaten/kota bahkan telah mengajukan permintaan kuota peserta, khususnya untuk jenjang Muda,” ujar Rukman di Sekretariat PWI Sulsel, Jalan Maccini Sawah No. 12 Makassar, Sabtu (18/4/2026).
Rukman menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi penuh dengan PWI Pusat melalui surat resmi kepada Direktur UKW guna memastikan kesiapan teknis dan administratif berjalan lancar.
Menurutnya, tingginya antusiasme wartawan untuk mengikuti uji kompetensi tahun ini menjadi pendorong percepatan pelaksanaan, terutama menjelang Konferensi PWI Sulsel yang akan digelar pada 2 Juni 2026.
“Jika sebelumnya kendala utama adalah keterbatasan peserta, kali ini justru sebaliknya. Antusiasme cukup tinggi meskipun pendaftaran resmi belum dibuka,” katanya.
Merespons hal tersebut, panitia menetapkan kuota awal sebanyak empat kelas, yang terdiri dari dua kelas jenjang Muda, satu kelas Madya, dan satu kelas Utama.
Namun, jumlah ini masih berpotensi ditambah sesuai dengan jumlah pendaftar yang masuk.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui Sekretariat PWI Sulsel atau secara kolektif melalui pengurus PWI di daerah masing-masing.
Persyaratan yang harus dipenuhi meliputi dokumen legalitas perusahaan media, biodata peserta, portofolio karya jurnalistik, surat rekomendasi pimpinan redaksi, serta pelunasan biaya administrasi.
Peserta juga dianjurkan untuk mengikuti kegiatan pra-UKW sebagai sarana persiapan, serta membawa perangkat pendukung seperti laptop atau smartphone berbasis Android untuk menunjang pelaksanaan ujian.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Soppeng, Andi Jumawi, menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi, termasuk mengikuti uji kompetensi jenjang Utama.
“UKW menjadi tolok ukur kompetensi sekaligus syarat penting bagi wartawan, terutama yang akan menempati posisi strategis seperti pemimpin redaksi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sesuai ketentuan Dewan Pers, jabatan pemimpin redaksi mensyaratkan sertifikasi jenjang Utama yang mencerminkan kapasitas profesional, kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta pemahaman mendalam tentang kode etik jurnalistik.
Melalui pelaksanaan UKW ini, PWI Sulsel berharap kualitas, kredibilitas, dan integritas wartawan di daerah terus meningkat seiring tuntutan profesionalisme di era keterbukaan informasi saat ini.
Penulis: Cc@ye


