WAJO.THEHEADLINE.ID----Dalam momen Hari Desa Nasional (HDN) 2026 yang diperingati Kamis (15/1/2026) dengan tema "Bangun Desa, Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia" dan tagline "Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045"
Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Bupati H. Andi Rosman dan Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat peran desa sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Dalam ungkapannya, Bupati H. Andi Rosman menegaskan bahwa desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek yang berdaulat menentukan arah perkembangannya sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 2024.
"Kemajuan Indonesia dimulai dari desa yang kuat dan mandiri. Di Wajo, kita fokus pada tiga pilar utama: pemberdayaan sumber daya manusia, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan transparansi serta gotong royong dalam pembangunan," ujarnya.
Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin menambahkan, pemerintah kabupaten berkomitmen mengoptimalkan potensi setiap desa melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor pertanian dan pariwisata.
"Kita akan menyediakan pelatihan khusus untuk mengembangkan keahlian masyarakat, seperti keterampilan pembuatan kue di beberapa desa, serta mendukung desa wisata seperti Desa Wae Tuwo yang telah masuk top 15 Lomba Desa Wisata Nusantara 2023 dengan pendapatan asli desa mencapai ratusan juta rupiah per bulan," jelasnya.
Peresmian pelatihan website desa untuk aparatur kecamatan Sabbang Paru pada Oktober 2025 juga menjadi bukti nyata upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa dalam menghadapi era digital.
Selain itu, berbagai program pembangunan infrastruktur, bantuan pupuk bersubsidi, bibit gratis, dan pengembangan irigasi terus dilakukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa.
"Desa kuat adalah jaminan Indonesia hebat. Mari kita jadikan momen Hari Desa Nasional 2026 sebagai titik balik untuk mempercepat transformasi desa menuju Indonesia Emas 2045," pungkas pasangan kepala daerah di Bumi Lamaddukkelleng ini.
Penulis: Cc@ye










