Program Sinergi TNI-Pemda-Masyarakat Berikan Manfaat Nyata Bagi Pedesaan
SOPPENG.THEHEADLINE.ID---Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle dan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Pusterad yang dipimpin Brigjen TNI Mukhlis, S.AP., M.M., melakukan kunjungan kerja untuk meninjau pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Jampu dan Desa Barang, Kecamatan Liliriaja, Kamis (26/2/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan program berjalan optimal dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat pedesaan.
Bupati Suwardi Haseng menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud konkrit sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
"Berbagai sasaran fisik seperti pembangunan jalan, plat duiker, sumur bor, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni adalah kebutuhan riil yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan konektivitas antarwilayah," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Soppeng juga berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan program serta memastikan keberlanjutan hasil pembangunan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan partisipasi masyarakat.
Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle menyampaikan apresiasi dan menyebut bahwa terpilihnya Soppeng sebagai salah satu lokasi TMMD dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi daerah.
Berdasarkan pemantauan lapangan, pelaksanaan TMMD dinilai telah melampaui ekspektasi.
Hal itu terlihat dari kualitas rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) yang hampir sama dengan rumah baru, pembangunan sumur bor lengkap dengan bak penampungan untuk mengatasi keterbatasan air bersih, kegiatan sosialisasi yang berjalan lancar, serta pembangunan jalan yang diharapkan menjadi akses strategis penghubung antarwilayah.
Ketua Tim Wasev Pusterad Brigjen TNI Mukhlis menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan dan evaluasi bertujuan memantau progres dan kinerja Satgas TMMD serta memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.
"TMMD diprioritaskan pada wilayah yang membutuhkan percepatan pembangunan dengan sasaran yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat. Pekerjaan fisik harus mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu, sementara anggaran harus digunakan secara efektif dan tepat sasaran," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak menggunakan kontraktor dan operasional prajurit ditanggung oleh TNI, sehingga inovasi, komunikasi, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan sekaligus penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Setelah kegiatan di posko, rombongan meninjau langsung sejumlah sasaran fisik, antara lain pengerasan jalan, pembuatan cor plat dan plat duiker, pembangunan sumur bor di Desa Barang, rehabilitasi RTLH di Desa Barang dan Desa Jampu, lokasi ketahanan pangan, serta kegiatan penanaman 200 pohon.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Soppeng, Dandim 1423/Soppeng selaku Dansatgas TMMD, perwakilan Kapolres Soppeng, Kasdim 1423/Soppeng, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, perwakilan Bapelitbangda, para Pasi dan Danramil jajaran Kodim 1423/Soppeng, Kapolsek Liliriaja, Camat Liliriaja, Kepala Desa Jampu dan Desa Barang beserta jajarannya, serta personel Satgas TMMD Ke-127.
Penulis: Cc@ye







