Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Proyek Paving Blok Rp 112 Juta di Laringgi Mangkrak, Warga Bingung

Jumat, 17 April 2026 | April 17, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-18T09:57:05Z
SOPPENG.THEHEADLINE.ID---Pekerjaan pemasangan paving blok di jalan samping lapangan Dusun Bera, Desa Laringgi, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, menjadi sorotan tajam publik. 

Pasalnya, pekerjaan yang seharusnya tuntas dilaksanakan justru terlihat mangkrak, meninggalkan tumpukan material yang belum terpasang rapi.
 
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi proyek tersebut masih terlihat berantakan. 

Padahal, dalam banner proyek yang terpasang, kegiatan ini merupakan bagian dari anggaran tahun anggaran 2025 lalu. 

Pekerjaan pengadaan dan pemasangan paving blok di lokasi tersebut menelan biaya yang tidak sedikit, mencapai Rp 112.670.000.
 
Anggaran tersebut bersumber dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan pola pelaksanaan swakelola, dengan target panjang jalan yang dikerjakan mencapai 90 meter. 

Namun ironisnya, hingga saat ini pekerjaan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera diselesaikan sesuai desain awal.
 
Tim media berupaya mengonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Desa Laringgi, Eka Wahyuni, SE, pada Sabtu (18/4/2026). 

Sayangnya, upaya menghubungi melalui pesan WhatsApp maupun panggilan telepon tidak kunjung mendapatkan jawaban. 

Meski panggilan terlihat tersambung dan berdering, namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada respon dari pihak Kades.
 
Sementara itu, kebingungan juga dirasakan oleh warga sekitar. Ketika ditanya mengenai alasan pekerjaan dihentikan atau belum rampung, warga hanya mengandalkan informasi yang terdengar dari mulut ke mulut.
 
"Mau di aspal katanya Pak," ujar salah satu warga secara singkat ketika dimintai keterangan.
 
Kabar perubahan rencana dari paving blok menjadi aspal inilah yang menjadi pertanyaan besar di tengah masyarakat. 

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi maupun pemberitahuan tertulis dari pihak pemerintah desa terkait status proyek tersebut.
 
Masyarakat pun menantikan penjelasan yang transparan dan jelas, terkait penggunaan anggaran serta apakah benar terjadi perubahan desain pekerjaan dari paving blok menjadi pengaspalan jalan demi kemaslahatan bersama.
 
Penulis: Cc@ye
×
Berita Terbaru Update