WAJO.THEADLINE.ID---Sebuah prestasi luar biasa kembali diukir Pemerintah Kabupaten Wajo. Alhamdulillah, Pemkab Wajo berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang berlangsung di Auditorium Lantai 2 BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (26/5/2026).
Capaian ini semakin istimewa karena menjadi yang ke-15 kalinya diraih secara berturut-turut, sekaligus menandai keberhasilan di tahun kedua kepemimpinan Bupati Andi Rosman bersama Wakil Bupati dr Baso Rahmanuddin.
Keberhasilan ini menempatkan Wajo sebagai salah satu daerah dengan rekam jejak pengelolaan keuangan paling konsisten dan terpercaya di Sulawesi Selatan. Penghargaan diterima Andi Rosman didampingi Wakil Ketua I DPRD Wajo, Andi Merly Iswita, serta dihadiri sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dalam kesempatan yang sama, penghargaan serupa juga diserahkan kepada empat kepala daerah lainnya, yakni Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Sinjai, dan Kota Palopo.
Bupati Andi Rosman menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa hormat kepada BPK RI atas kerja profesional serta arahan yang diberikan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari dukungan dan bimbingan BPK yang senantiasa mendorong perbaikan berkelanjutan, sehingga laporan keuangan Pemkab Wajo dapat disusun secara tertib, akurat, dan menghasilkan kualitas yang memuaskan.
“Kewajiban menyampaikan laporan keuangan kepada BPK adalah amanat undang-undang, dan hasilnya menjadi tolak ukur kualitas tata kelola keuangan kita. Capaian WTP ke-15 ini adalah bukti bahwa kita serius menjaga amanah rakyat,” ujar Andi Rosman usai menerima penghargaan.
Ia juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pemkab yang telah bekerja keras.
Ia menegaskan, keberhasilan ini bukan milik satu pihak saja, melainkan hasil kerja kolektif dan sinergi seluruh elemen, yang mencerminkan penerapan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel.
“Semua elemen harus terus bekerja dengan menjunjung prinsip good governance. Jika prinsip ini terus dijaga dan ditingkatkan, saya yakin predikat WTP akan terus bisa kita raih di tahun-tahun mendatang demi kemajuan Wajo,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu, menjelaskan bahwa pemeriksaan LKPD bertujuan memberikan keyakinan memadai atas kewajaran laporan keuangan pemerintah daerah.
Penilaian opini didasarkan pada empat kriteria utama: kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas sistem pengendalian internal, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kecukupan pengungkapan informasi keuangan.
“Tim pemeriksa telah menilai keempat aspek ini secara mendalam, dan hal itu menjadi dasar kami dalam menentukan opini yang diberikan,” jelas Winner.
Konsistensi 15 kali meraih Wajo bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti nyata komitmen Pemkab Wajo dalam menjaga kepercayaan publik.
Prestasi ini menjadi inspirasi bahwa dengan disiplin, kerja sama, dan integritas, pengelolaan keuangan daerah dapat dikelola secara transparan dan profesional demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
Penulis: Cc@ye


