Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Masa Purnabakti Bukan Akhir Pengabdian; IPPK Soppeng Bersatu Terus Menyemai Harapan Pendidikan

Minggu, 07 Juni 2026 | Juni 07, 2026 WIB | Last Updated 2026-06-08T04:20:05Z
SOPPENG.THEHEADLINE.ID---Di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pertemuan istimewa antara para tokoh pendidikan yang telah menyelesaikan masa bakti dengan pemimpin daerah. 

Ikatan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) Kabupaten Soppeng menggelar silaturahmi akrab bersama Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, Sabtu (6/6/2026). 

Pertemuan ini menjadi bukti nyata bahwa bagi seorang pendidik, semangat memberi dan mengabdi tidak pernah mengenal kata berhenti.
 
Kedatangan para anggota IPPK bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan langkah strategis untuk memperkenalkan eksistensi organisasi resmi binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini. 

IPPK hadir sebagai rumah besar yang menaungi para pensiunan tenaga pendidik dan kependidikan mulai dari guru, dosen, hingga staf struktural agar tetap terhubung, bersatu, dan bermanfaat meski telah melangkah ke masa purnabakti.
 
Ketua IPPK Soppeng, A. Asis, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah membangun jembatan sinergi yang kokoh dan berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Soppeng. 

Organisasi ini ingin membuktikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan babak baru untuk berkarya dengan cara yang berbeda namun tetap bernilai tinggi.
 
“Kami ingin memastikan IPPK tetap aktif, produktif, dan senantiasa memberikan manfaat luas. Walaupun Bapak dan Ibu anggota kami telah pensiun, semangat untuk memajukan pendidikan dan memajukan daerah tidak boleh padam. Melalui silaturahmi ini, kami berharap mendapat arahan dan bimbingan, serta menjadi ruang berbagi gagasan demi kemajuan dunia pendidikan di Bumi Latemmamala tercinta,” ujar A. Asis.
 
Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyambut kehadiran para mantan pengajar dan tenaga kependidikan ini dengan rasa hormat yang mendalam. 

Baginya, sosok-sosok yang hadir di hadapannya sore itu adalah para arsitek utama yang telah meletakkan batu pondasi kemajuan Soppeng saat ini. 

Dedikasi, keringat, dan kesabaran yang mereka curahkan selama puluhan tahun mencetak generasi cemerlang menjadi aset terbesar yang tak ternilai harga bagi daerah ini.
 
“Pengabdian Bapak dan Ibu sekalian adalah akar dari segala kemajuan yang kita nikmati hari ini. Berkat didikan dan bimbingan kalian, lahir pemimpin, tenaga ahli, dan orang-orang hebat yang kini turut membangun Soppeng. Segala jasa dan ketulusan hati kalian dalam mendidik generasi bangsa akan selalu tercatat indah dalam sejarah daerah ini. Semoga silaturahmi ini senantiasa membawa keberkahan dan mempererat persaudaraan kita,” ungkap Suwardi Haseng.
 
Lebih dari sekadar penyambutan, Bupati Suwardi menitipkan pesan yang mendalam kepada seluruh anggota IPPK. 

Ia menegaskan bahwa kekayaan terbesar yang dimiliki organisasi ini adalah tumpukan pengalaman, kearifan, dan wawasan luas hasil dari perjalanan panjang mendidik. Nilai-nilai itulah yang kini paling ditunggu dan sangat dibutuhkan oleh para penerus.
 
“Pengalaman yang Bapak dan Ibu miliki adalah ilmu yang tidak tertulis di buku manapun. Tetaplah menjadi penunjuk arah dan sumber inspirasi bagi para guru muda serta pelajar kita. Suara dan pemikiran konstruktif dari IPPK sangat kami harapkan untuk menjaga arah pendidikan Soppeng tetap lurus dan berkualitas,” Imbuhnya.
 
Di akhir pertemuan yang penuh makna ini, tersimpul satu pesan kuat: organisasi seperti IPPK adalah bukti kebersamaan yang abadi. Melalui wadah ini, para purnakaryawan dapat saling menguatkan, berbagi kisah, dan menyalurkan pemikiran yang berguna. 

Kehadiran mereka menjadi jaminan agar nilai budaya, etika, dan semangat belajar yang tinggi terus terwariskan, memastikan bahwa pendidikan di Soppeng akan senantiasa tumbuh dan berkembang di tangan orang-orang yang berhati mulia.

Penulis: Cc@ye
×
Berita Terbaru Update