SOPPENG.THEHEADLINE.ID-- Bupati Andi Rosman mengumumkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.
Ini adalah kali ke‑11 berturut‑turut sejak tahun 2015 Wajo mempertahankan predikat tersebutsebagai bukti nyata konsistensi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
“Alhamdulillah, kembali kami raih WTP. Ini hasil kerja keras bersama dalam menjaga keuangan daerah tetap sehat dan terpercaya,” ujar Bupati di hadapan Ketua DPRD Firmansyah Perkesi, unsur pimpinan dewan, jajaran Forkopimda, kepala OPD, dan tamu undangan.
Data menunjukkan kinerja keuangan yang kuat, pendapatan daerah tembus Rp1,62 triliun atau 103,08% dari target.
Pendapatan Asli Daerah melampaui sasaran menjadi Rp256 miliar, sementara pendapatan transfer mencapai Rp1,36 triliun.
Dari sisi belanja, terserap Rp1,53 triliun terbagi untuk belanja operasi, modal, dan transfer sehingga tersisa surplus Rp85,09 miliar.
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun ini tercatat Rp152,04 miliar, siap dimanfaatkan mendorong pembangunan lebih lanjut.
Bupati Andi Rosman menegaskan, keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan tanggung jawab yang harus dijaga terus.
“Ke depan, anggaran harus makin terarah, efisien, dan tepat sasaran demi kesejahteraan seluruh warga Wajo,” tambahnya seraya menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sama erat dengan DPRD.
Saat menerima dokumen Ranperda Pertanggungjawaban APBD, Ketua DPRD Firmansyah Perkesi menegaskan dewan akan menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan secara objektif.
" Ini amanat undang‑undang serta komitmen bersama agar setiap rupiah benar‑benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Raihan WTP ke‑11 ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama, kedisiplinan, dan integritas, Wajo mampu melangkah mantap mewujudkan pembangunan yang kokoh dan berkelanjutan.
Penulis: Cc@te


