Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Tausiyah & Doa Bersama di Polres Soppeng: Ustadz Das'ad Latif ; Setan Berusaha Menggagalkan Agar Polisi Tidak Hadir

Kamis, 10 September 2026 | September 10, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-10T15:04:58Z

SOPPENG.THEHEADLINE.ID--- Suasana damai dan penuh keberkahan menyelimuti halaman Polres Soppeng, Kamis (10/9/2026). 

Jajaran kepolisian bersama unsur Forkopimda berkumpul dalam kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama yang menghadirkan penceramah ternama, Ustadz Das'ad Latif.
 
Kapolres Soppeng, AKBP Hari Budiyanto, menyambut hangat kehadiran Ustadz Das'ad Latif. 

Ia mengungkapkan bahwa keinginan untuk menghadirkan beliau sudah ada sejak bertugas di Enrekang, dan hari ini akhirnya terwujud.
 
"Alhamdulillah, doa kita bersama dijabah oleh Allah sehingga beliau bisa hadir di tengah-tengah kita. Ini merupakan kebanggaan bagi kami. Kehadiran Pak Ustadz memberikan kenyamanan di hati dan kedamaian, khususnya di Polres Soppeng," ucap AKBP Hari Budiyanto.
 
Meski baru bertugas selama 4 minggu di Soppeng, AKBP Hari merasa sudah lama bersama keluarga besar Polres Soppeng. 

Ia berharap kehadirannya senantiasa dapat memberikan kenyamanan dalam menjalankan tugas sebagai Pelindung, Pengayom, dan Pelayan masyarakat.
 
Dalam tausiyah yang menyentuh hati, Ustadz Das'ad Latif menyampaikan pesan yang mendalam.
 
"Setan itu tidak mau kalau Polisi ikut pengajian. Karena kalau Polisi baik agamanya, hancurlah kebatilan!" Ucapnya.
 
Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidaklah mudah digelar  karena setan senantiasa berusaha menggagalkannya agar aparat keamanan tidak hadir.
 
"Kalau Masjid Agung mengadakan pengajian itu biasa. Kalau Kementerian Agama bikin pengajian, tidak istimewa karena memang kerjanya. Tapi Kapolres yang mengundang pengajian  itu luar biasa. Saya senang sekali kalau Polisi undang ceramah, karena ini menunjukkan polisi yang berani." Imbuh Das'ad Latif.
 
Ustadz Das'ad Latif juga menekankan kunci kedamaian.
 
"Orang berpisah-pisah itu karena kekuasaan. Sudah menang, lalu baku musuh? Pejabat tenang, rakyat pun tenang. Tunjukkanlah bahwa kita para pemimpin mampu mengendalikan hawa nafsu masing-masing." Urainya.
 
Das,ad Latif memuji Soppeng yang damai dan tenteram sebuah cerminan ajaran Nabi yang dijalankan sejak 1.400 tahun silam.


Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle, Ketua DPRD Kabupaten Soppeng H. Andi Muhammad Farid, Wakil Ketua I dan II DPRD, perwakilan Kajari dan Pengadilan, Ketua BAZNAS Soppeng Km. Satturi, serta seluruh jajaran Bhayangkari Polres Soppeng.
 
Di penghujung acara, Kapolres Soppeng menyerahkan plakat cendramata kenang-kenangan kepada Ustadz Das'ad Latif sebagai tanda terima kasih dan penghormatan.
 
Semoga keberkahan ini senantiasa menyertai langkah para pelindung masyarakat. Semakin baik hati, semakin kuat bertugas.

Penulis: Cc@ye
 
×
Berita Terbaru Update