Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Pemuda Mengamuk Bawa Sajam di Lalabata Rilau Berhasil Diamankan

Kamis, 08 Oktober 2026 | Oktober 08, 2026 WIB | Last Updated 2026-10-09T03:40:34Z

SOPPENG.THEHEADLINE.ID--Personel Polres Soppeng bergerak cepat mengamankan seorang pemuda berinisial M. Afif yang dilaporkan mengamuk sambil membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Cikke’e, Kelurahan Lalabata Rilau, Kabupaten Soppeng. 

Kejadian berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026.
 
Kehadiran kepolisian di lokasi segera dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sekaligus mencegah risiko yang dapat membahayakan warga maupun pemuda tersebut.
 
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, yang bersangkutan diduga mengalami kekambuhan kondisi kesehatan. 

Keluarga juga menyampaikan ia telah lama tidak rutin mengonsumsi obat, sehingga perilakunya belakangan ini dinilai meresahkan lingkungan sekitar.
 
Selain itu, muncul informasi dugaan keterlibatannya dalam sejumlah kejadian pencurian ayam milik tetangga. 

Informasi ini masih dalam proses verifikasi dan penelusuran lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
 
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya penanganan yang cepat namun tetap bijaksana.
 
"Personel harus bertindak tegas, tetapi tetap mengedepankan profesionalisme dan pendekatan yang humanis. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, namun penanganan terhadap seseorang yang diduga mengalami gangguan kesehatan juga harus dilakukan secara bijaksana dan sesuai prosedur," Ujarnya.
 
Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri jika menghadapi situasi serupa.
 
"Segera hubungi pihak kepolisian. Jangan terprovokasi, jangan bertindak sendiri. Berikan ruang bagi petugas untuk menangani setiap persoalan secara tepat dan aman bagi semua pihak," Pesan Kapolres Soppeng Akbp.Hari.
 
Polres Soppeng menegaskan komitmennya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus memastikan setiap penanganan tetap memperhatikan aspek kemanusiaan dan keselamatan semua pihak. 

Jika diperlukan, koordinasi dengan keluarga dan tenaga kesehatan akan dilakukan untuk penanganan lebih lanjut.

Penulis: Cc@ye
 
×
Berita Terbaru Update