WAJO.THEHEADLINE.ID---Bupati Wajo, Andi Rosman, menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo melalui rapat paripurna di Gedung DPRD Wajo, Senin (20/10/2025).
Langkah ini menandai komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perencanaan anggaran yang matang.
Andi Rosman, didampingi Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin, menyampaikan bahwa rancangan APBD 2026 telah melalui proses perencanaan yang komprehensif, termasuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).
"Rancangan APBD 2026 telah melalui proses penyusunan RKPD, KUA PPAS berdasarkan amanat dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah," ujarnya.
Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, bersama Wakil Ketua Andi Merly Iswita dan Andi Muh. Rasyadi, turut hadir dalam acara tersebut.
Selain itu, Sekretaris Daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli, serta asisten juga tampak hadir, menunjukkan dukungan penuh terhadap agenda pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Andi Rosman menekankan prioritas APBD 2026 pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia baik pendidikan maupun kesehatan serta penciptaan iklim investasi yang kondusif untuk mendorong ekonomi daerah," paparnya.
Namun, Andi Rosman juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi, yaitu pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp247 miliar.
"Sebesar Rp247 miliar dana dari Pusat untuk daerah dipotong. Tidak hanya di Kabupaten Wajo melainkan seluruh daerah di Indonesia," Ungkap A.Rosman.
Menanggapi hal ini, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi mencari solusi dalam pengalokasian anggaran yang efektif dan efisien.
Ia juga mengajak seluruh elemen untuk terus bekerja sama dan mengutamakan kebersamaan dalam membangun daerah, meskipun mengalami pengurangan dana transfer dari pusat.
"Kita tidak usah ragu akan TKD tapi mari kita bekerja sama mengutamakan kebersamaan membangun daerah," sebutnya.
Secara simbolis, Andi Rosman menyerahkan langsung Rancangan APBD 2026 kepada Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, untuk selanjutnya dibahas dan ditetapkan.
Langkah ini diharapkan dapat membawa Kabupaten Wajo menuju pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Cc@ye


