SOPPENG.THEHEADLINE.ID---Plafon Gedung Serbaguna La Patau di Soppeng kembali ambruk, memicu kekecewaan dan pertanyaan serius mengenai kualitas pengerjaan proyek yang dikerjakan oleh CV. ILYAS BERDIKARI.
Insiden ini terjadi setelah sebelumnya plafon gedung yang sama sempat diperbaiki oleh kontraktor yang sama pada Mei 2025 lalu.
Pantauan di lokasi, Kamis (13/11/2025) menunjukkan kondisi plafon yang ambruk cukup parah.
Masyarakat khawatir terhadap mutu pembangunan fasilitas publik yang menelan anggaran hingga Rp. 5.137.167.000,- ini.
Ketua Lembaga Pemantau Korupsi dan Aparatur Negara (LPKN), Alfred Surya Putra Panduu, menyatakan keraguannya terhadap kualitas pemasangan sejak awal.
Ia menduga penggunaan material yang tidak sesuai standar menjadi penyebab utama ambruknya plafon.
"Kami menduga pekerjaan ini tidak sesuai dengan bestek yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Seharusnya, dengan anggaran sebesar itu, mampu menghasilkan bangunan yang kokoh dan berkualitas, bukan malah berulang kali mengalami kerusakan," tegas Alfred.
Proyek renovasi Gedung Serbaguna La Patau ini sendiri memiliki No. Kontrak: 01/SP/P4BG/PUPR-CK/I/2023.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari perencana, pemeriksa bangunan maupun instansi terkait mengenai insiden ambruknya plafon ini.
Kasus ini tentu menjadi sorotan dan diharapkan adanya investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait.
Penulis: Cc@ye

