WAJO.THEHEADLINE.ID---Karya kaligrafi yang menggabungkan pelestarian budaya lokal Wajo dengan nilai-nilai keislaman muncul sebagai inovasi yang mengagumkan, menjadi jembatan penghubung antara keyakinan agama dan identitas budaya masyarakat setempat.
Upaya mempromosikan sutera khas Wajo diperkaya secara signifikan melalui konsep "Inovasi Kaligrafi" yang dikembangkan oleh Armin MUSBAH dan Asrul.
Keduanya bertujuan memperkenalkan kaligrafi Islam dengan menyatukan warisan budaya lokal tanpa mengurangi nilai spiritual dari kedua elemen tersebut.
" Alhamdulillah, niat baik ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Wajo H.A. Rosman," Ucap Armin Musbah dan Asrul.
Karya kaligrafi sutera hasil kolaborasi ini akan dipajang di rumah jabatan yang baru direnovasi.
Selain itu, Bupati juga mendukung rencana pengembangan menjadi program UMKM yang akan diterapkan di setiap wilayah di Wajo.
"Terima kasih atas oleh-oleh kaligrafi khas sutera ini, hasil karyanya sangat luar biasa. Mudah-mudahan kedepannya dapat digabungkan dengan berbagai model sutera lainnya. Semoga ini menjadi berkah dan menjadi ciri khas masyarakat Wajo," ucap Bupati Wajo A.Rosman.
Penyerahan karya dilakukan secara langsung oleh Armin MUSBAH dan Asrul kepada Bupati Wajo, dihadiri juga oleh A. Iwan (anggota DPRD Wajo) dan Ustadz Khaedar (mantan ketua KPU).
Penulis: Cc@ye







