BPS: Kelompok Makanan-Minuman-Tembakau dan Perawatan Pribadi Jadi Penyumbang Utama
WAJO.THEHEADLINE.ID---Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wajo merilis data perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Februari 2026, yang menunjukkan angka inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 5,61%. Selasa (03/3/2026).
Angka ini menggambarkan kenaikan harga rata-rata barang dan jasa konsumsi selama 12 bulan terakhir hingga Februari 2026.
Secara month-to-month (m-to-m), inflasi Kabupaten Wajo pada bulan Februari 2026 didorong terutama oleh kelompok pengeluaran Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan andil sebesar 0,55%.
Kenaikan harga dalam kelompok ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan dan permintaan beberapa komoditas utama, seperti bahan makanan pokok dan minuman siap konsumsi yang mengalami fluktuasi pada periode tersebut.
Sementara itu, penyumbang utama inflasi secara y-on-y adalah kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan kontribusi sebesar 2,55%.
Kenaikan ini terkait dengan peningkatan harga layanan kesehatan, produk kecantikan, serta berbagai jasa pendukung kehidupan sehari-hari yang mengalami penyesuaian seiring dengan perkembangan biaya produksi dan permintaan masyarakat.
Kepala BPS Kabupaten Wajo dalam siaran persnya menyampaikan bahwa data inflasi ini menjadi informasi penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.
"Kita akan terus melakukan pemantauan mendalam terhadap perkembangan harga di setiap kelompok pengeluaran, agar dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk menjaga stabilitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Wajo," ucapnya.
Data IHK yang dirilis BPS juga menjadi acuan bagi berbagai pihak, termasuk pelaku usaha dan masyarakat umum, dalam merencanakan aktivitas ekonomi serta pengeluaran harian.
Penulis: Cc@ye







