Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Wajo Masuk 5 Daerah Termiskin Terendah, Wabup Baso Rahmanuddin Komit Turunkan Angka Lagi

Selasa, 21 April 2026 | April 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-21T11:27:12Z
MAKASSAR.THEHEADLINE.ID---Pemerintah Kabupaten Wajo terus menunjukkan keseriusannya dalam upaya menekan angka kemiskinan. Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tematik Penyusunan Rencana Penanggulangan Kemiskinan Tahun 2027 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (20/4/2026).
 
Kehadiran Wabup yang akrab disapa DBR ini didampingi langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Wajo, Muhammad Ilyas.
 
Kegiatan bertajuk "Transformasi Penanggulangan Kemiskinan yang Terintegrasi, Inklusif, dan Berkeadilan” ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, dan diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatannya, dr. Baso Rahmanuddin menegaskan bahwa forum ini sangat strategis untuk memperkuat arah kebijakan pembangunan yang benar-benar berpihak pada masyarakat miskin dan rentan.
 
"Musrenbang ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menanggulangi kemiskinan secara lebih terarah dan berkelanjutan," ujar DBR.
 
Ia juga menyoroti keselarasan kebijakan daerah dengan target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menekankan percepatan penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem melalui intervensi berbasis data.
 
"Kebijakan harus diarahkan untuk memperkuat kualitas SDM, meningkatkan produktivitas ekonomi, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah," tambahnya.
 
Kabar menggembirakan disampaikan dalam pertemuan tersebut, dimana berdasarkan data BPS yang dirilis 22 September 2025, Kabupaten Wajo berhasil masuk dalam jajaran lima daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulawesi Selatan.
 
Pencapaian ini tentu menjadi motivasi bagi Pemkab Wajo untuk terus bekerja lebih keras. 

"Tentu semua masih perlu dikaji lebih dalam untuk mengetahui faktor penyebab. Maka kami terus memperkuat integrasi perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi, termasuk dukungan bagi UMKM," paparnya.
 
Sementara itu, Sekda Provinsi Jufri Rahman berharap melalui Musrenbang ini dapat dihasilkan rumusan kebijakan yang berkualitas dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.

Penulis: Cc@ye
×
Berita Terbaru Update