Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Wajo Bangun Fondasi Data: Program Desa Cantik 2026 Dicanangkan, Wujudkan Pembangunan Berbasis Akurasi

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-04T09:20:12Z
WAJO.THEHEADLINE.ID---Komitmen Kabupaten Wajo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan kembali ditunjukkan. 

Pemerintah Kabupaten Wajo bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wajo secara resmi mencanangkan Program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026. 

Acara berlangsung khidmat di Aula Kantor Kecamatan Tempe, Senin (4/5/2026).
 
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Wajo, Armayani, yang didampingi Kepala Dinas Informatika dan Statistik Ir. Andi Musdalifah serta Camat Tempe Aldi Mulyadi. 

Turut serta pula Kepala BPS Kabupaten Wajo, Andi Asia Hasan Basri, beserta jajaran dan para agen statistik.
 
Program strategis ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat basis data di tingkat paling bawah, guna memastikan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Sekda Armayani menekankan bahwa di era digitalisasi saat ini, peran data menjadi sangat vital. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah untuk bersama-sama menyukseskan program ini.
 
"Program ini harus kita dukung mulai dari tingkat paling bawah, agar kita bisa mendapatkan data yang valid dan akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan," tegas Armayani.
 
Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa Desa Cantik bukan sekadar program administratif, melainkan gerakan perubahan pola pikir.
 
"Saya mengajak semua pihak untuk menjadi pelopor data. Bukan sekadar program, tapi gerakan perubahan pola pikir menuju pembangunan desa dan kelurahan berbasis data yang akurat," paparnya.
 
Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan literasi statistik masyarakat agar mampu mengenali dan memanfaatkan potensi lokal secara maksimal.
 
Sementara itu, Kepala BPS Wajo, Andi Asia Hasan Basri, menjelaskan bahwa program ini memiliki misi ganda: meningkatkan pemahaman masyarakat tentang statistik sekaligus memperkuat kapasitas pengelola data di tingkat wilayah.
 
"Desa Cantik tentu mendorong terbentuknya agen statistik desa dan optimalisasi pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran," katanya.
 
Tahun 2026 ini, pelaksanaan program difokuskan di tiga kelurahan unggulan di Kecamatan Tempe, yaitu Kelurahan Bulupabbulu, Mattirotappareng, dan Wiringpalannae.
 
"Ini bagian implementasi kebijakan Satu Data Indonesia sekaligus memastikan data yang dihasilkan berkualitas, terstandar, dan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pembangunan," ujar Andi Asia.
 
Keberhasilan program yang telah berjalan sejak 2022 ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga negara dalam membangun Wajo yang maju, cerdas, dan berbasis data.

Penulis: Cc@ye
 
×
Berita Terbaru Update