WAJO.THEHEADLINE.ID---Semangat muda dan pengabdian melaju ke kancah persaingan, Wakil Bupati Wajo, dr. Baso Rahmanuddin, secara resmi melepas keberangkatan kontingen Kabupaten Wajo yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Ajang tersebut akan berlangsung di Kabupaten Sidrap pada tanggal 2 hingga 6 Juli 2026 mendatang.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh semangat di Stadion Andi Ninnong, Sengkang, Minggu (28/6/2026).
Turut mendampingi Wakil Bupati adalah Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Wajo, Andi Hidayati Burhanuddin, serta jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo.
Dalam sambutannya, dr. Baso Rahmanuddin menyampaikan pesan mendalam yang menjadi bekal utama bagi seluruh rombongan.
Baginya, keikutsertaan ini membawa tanggung jawab besar sekaligus kebanggaan.
“Hal terpenting adalah senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga nama baik dan martabat Kabupaten Wajo saat berada di daerah orang lain,” tegasnya.
Lebih dari sekadar mengejar piala atau peringkat, ajang ini dipandang sebagai sarana pembentukan jati diri generasi penerus.
“Ingatlah, Porsenijar bukan hanya untuk meraih kemenangan semata. Ini adalah wadah mempererat silaturahmi, menempa karakter luhur, sekaligus mengasah bakat dan menggali potensi terbaik yang dimiliki para pelajar kita,” tambahnya memotivasi.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru, pelatih, dan seluruh pihak yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran demi mempersiapkan kontingen hingga siap bersaing.
Prosesi pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera kebanggaan dan pemasangan atribut secara simbolis kepada perwakilan peserta, sebagai tanda restu dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Wajo.
Menutup arahannya, Wakil Bupati menyematkan doa dan harapan tertinggi.
“Teruslah kejar prestasi setinggi langit. Namun tetap utamakan disiplin, jaga sikap, dan junjung tinggi sportivitas. Semoga kalian membawa pulang hasil terbaik, serta menjadi duta yang membanggakan," Imbuhnya.
Prestasi terbaik tidak hanya diukur dari medali yang didapatkan, tetapi juga dari sikap, kejujuran, dan silaturahmi yang terjalin.
Semoga langkah kontingen Wajo menjadi cerminan, berjuang dengan hati, bertanding dengan adab, dan pulang membawa kebanggaan.
Penulis: Cc@ye


