Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Atasi Antrean Panjang BBM, Wajo Berlakukan Sistem Ganjil Genap Mulai Senin

Jumat, 25 September 2026 | September 25, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-26T04:21:17Z

WAJO.THEHEADLINE.ID----Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Wajo yang selama ini berdesak-desakan mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) se-kabupaten sepakat menerapkan sistem ganjil-genap guna mengurai kerumunan yang tak kunjung usai.
 
Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Wajo bersama perwakilan pengelola SPBU, TNI, Polri dan pihak terkait di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Wajo, Jumat (25/9/2026).
 
Aturan baru ini akan berlaku efektif Senin, 28 September hingga 5 Oktober 2026. 

Sebelumnya, pada 25–27 September dilakukan sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat.
 
Sistem ganjil-genap disesuaikan dengan angka terakhir nomor polisi kendaraan dan tanggal kalender Masehi.
 
- Kendaraan nomor polisi berakhiran ganjil dilayani pada tanggal ganjil

- Kendaraan nomor polisi berakhiran genap  dilayani pada tanggal genap
 
"Kebijakan ini diambil sebagai langkah nyata mengurai antrean panjang sekaligus menjamin penyaluran BBM bersubsidi lebih tertib dan tepat sasaran," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Wajo, Ahmad Jahran.
 
Tak hanya ganjil-genap, sejumlah aturan tegas juga disepakati yakni

✅ Batas isi Pertalite: roda empat maksimal 35 liter, roda dua 5 liter

✅ Satu petugas, satu nosel  pengisian diawasi langsung

✅ Barcode dibatasi sekali per hari di wilayah Wajo

✅ Tangki modifikasi dilarang dilayani untuk semua jenis kendaraan

✅ SPBU wajib memasang papan peringatan, jual kembali BBM bersubsidi tanpa izin = tindakan ilegal & melanggar hukum
 
Bupati Andi Rosman menyambut baik komitmen seluruh pengelola SPBU. 

Ia berharap warga turut mendukung sepenuhnya agar kebijakan ini berjalan lancar.
 
"Keberhasilan kebijakan ini tak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dukungan dan kedisiplinan seluruh masyarakat adalah kunci agar BBM bersubsidi benar-benar sampai ke yang berhak," tegasnya.
 
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Wajo menargetkan antrean memendek, penyaluran lebih merata, dan kegelisahan warga perlahan mereda.

Penulis: Cc@ye
 
×
Berita Terbaru Update