WAJO.THEHEADLINE.ID---Bupati Wajo Andi Rosman menerima penghargaan nasional dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sebagai pengakuan atas capaian Kabupaten Wajo di bidang ketahanan pangan.
Penghargaan ini diberikan karena Wajo meraih peringkat kedelapan untuk Peningkatan Produksi Beras Nasional Tahun 2025.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Herman Arif, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Wajo, jajaran OPD terkait, para petani, hingga seluruh stakeholder dan masyarakat.
"Penghargaan dari Bapak Presiden ini adalah kebanggaan besar bagi masyarakat Wajo. Ini bukan hanya prestasi pemerintah daerah, tetapi buah dari kerja kolektif, terutama para petani yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan," ujar Herman Arif yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Wajo.
Ia juga mengapresiasi komitmen dan kebijakan strategis Bupati Wajo dalam mendukung sektor pertanian, seperti penyediaan infrastruktur irigasi, sarana produksi, hingga pendampingan bagi petani.
Capaian Wajo yang berada di peringkat 9 dari 120 daerah penghasil beras di Indonesia membuktikan kebijakan yang berpihak pada petani mampu memberikan dampak nyata.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa Wajo memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kita harus terus menjaga dan meningkatkan agar ke depan Wajo tidak hanya menjadi lumbung pangan Sulawesi Selatan, tetapi juga salah satu pilar ketahanan pangan nasional," tambahnya.
Herman Arif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi bersama dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian.
"DPRD Wajo, khususnya Komisi II, siap mendukung kebijakan dan program pemerintah daerah yang berorientasi pada kemajuan sektor pertanian dan kesejahteraan petani," pungkasnya.
Penghargaan diberikan pada acara Tasyakuran Swasembada Pangan Nasional 2025 yang diadakan di Ngawi Jawa Timur melalui konferensi video.
Penulis: Cc@ye







