Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Iklan

Gubernur Andi Sudirman; Calon Ketua PWI Harus Dedikasikan Waktu Penuh untuk Organisasi

Rabu, 29 April 2026 | April 29, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-29T14:08:12Z
MAKASSAR.THEHEADLINE.ID---Menuju proses pemilihan kepemimpinan baru, Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, memberikan arahan strategis bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) wilayah Sulsel. 

Dalam audiensi bersama rombongan Plt. Ketua PWI Sulsel yang dipimpin H. Zulkifli Gani Ottoh, Rabu (29/4/2026), Gubernur menekankan pentingnya figur pemimpin yang benar-benar fokus mengurus organisasi.
 
Andi Sudirman berharap, calon ketua yang akan datang tidak terikat kepentingan politik praktis. 

Sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar, PWI membutuhkan sosok yang memiliki komitmen kuat, waktu luang yang cukup, dan dedikasi tinggi untuk membesarkan nama organisasi serta meningkatkan kualitas anggotanya.
 
"PWI Sulsel butuh figur yang berkomitmen penuh dan punya waktu luang untuk mengurus organisasi. Jangan sampai kepentingan lain menghalangi tugas utama membesarkan PWI," tegas Gubernur Sulsel.
 
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan apresiasi mendalam atas peran insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah. 

Keberadaan media dinilai sangat membantu mensosialisasikan program pembangunan di seluruh daerah di Sulawesi Selatan.
 
Namun, di sisi lain, Andi Sudirman mengingatkan agar tetap menjaga integritas dan akurasi berita. 

Ia mengaku prihatin masih adanya pemberitaan yang tidak sesuai fakta atau berisi informasi yang menyesatkan (hoaks).
 
"Terus terang, saya kadang menghindari membaca berita yang sumbernya tidak jelas. Kita ingin berita yang objektif, faktual, dan membangun, bukan justru memecah belah," ujarnya.
 
Menanggapi hal tersebut, Plt. Ketua PWI Sulsel, H. Zulkifli Gani Ottoh, menjelaskan bahwa setiap wartawan profesional telah dibekali dengan tiga kelengkapan utama: kartu identitas media, kartu anggota PWI, dan kartu kompetensi dari Dewan Pers.
 
Ia menegaskan, jika terdapat pelanggaran berat atau pemberitaan yang melanggar kode etik, mekanisme penegakan hukum pers sudah sangat jelas. 

Dewan Pers berwenang mencabut kartu kompetensi, yang berarti hak dan kewenangan seseorang sebagai wartawan gugur secara otomatis.
 
"Kami juga meminta agar pemerintah dalam bekerja sama dengan media, selalu memperhatikan legalitas. Pastikan media memiliki badan hukum yang jelas dan wartawannya telah lolos uji kompetensi," tambah Zulkifli.
 
Di akhir pertemuan, disampaikan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) atau konferensi untuk memilih ketua baru direncanakan akan digelar pada 2 Juni 2026 mendatang. 

Gubernur Andi Sudirman menyatakan kesiapannya untuk hadir dan memberikan dukungan penuh demi terselenggaranya proses demokrasi organisasi yang lancar, aman, dan menghasilkan pemimpin terbaik.

Penulis: Cc@ye
 
×
Berita Terbaru Update