SOPPENG.THEHEADLINE.ID----Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Salotungo, Kelurahan Lalabata Rilau, Selasa (23/6/2026)
Puluhan personel Polres Soppeng bersama pengurus Bhayangkari berkumpul bukan sekadar untuk seremonial, melainkan menunduk hormat mengenang pengorbanan para pendahulu demi kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kegiatan ini menjadi bagian utama rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Dipimpin langsung Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.M.I.K.rombongan hadir lengkap didampingi Wakapolres, para pejabat utama, Kapolsek Lalabata, seluruh unsur satuan, serta Ketua Bhayangkari Cabang Soppeng Ny. Ageng Aditya beserta pengurus.
Rangkaian dimulai dengan upacara penghormatan yang menyentuh hati.
Satu per satu peleton mulai dari perwira, Sat Samapta, Reskrim, Intelkam, Satlantas, hingga barisan Polwan berdiri tegak seolah bersumpah melanjutkan perjuangan yang telah dirintis.
Momen puncak berlanjut saat seluruh peserta berjalan beriringan menuju pusara, menaburkan bunga sebagai tanda kasih dan penghormatan abadi.
“Ziarah ini bukan sekadar adat atau rutinitas. Ini adalah momen merenung: dari mana kita datang, untuk siapa kita berjuang, dan nilai apa yang harus terus dijaga,” tegas Kapolres Soppeng.
Ia menegaskan, semangat para pahlawan yang rela mengorbankan jiwa dan raga menjadi cermin bagi setiap anggota Polri.
Di usia pengabdian ke-80, tantangan memang berbeda, namun tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat tetap menjadi tujuan utama yang tak boleh luntur.
Nilai perjuangan itulah yang kini tertanam lebih kuat di hati seluruh personel Polres Soppeng.
Kegiatan berakhir dengan tertib dan aman, namun pesan yang dibawa pulang jauh lebih besar, pengabdian sejati tidak mengenal batas waktu, dan semangat pahlawan akan terus hidup dalam setiap langkah pelayanan kepada masyarakat.
Penulis: Cc@ye


